SalamWeb – Solusi Mesin Pencari Syariah Pertama di Dunia

TEKNOLOGI – Salam Web adalah mesin pencari berbasis syariah pertama di Dunia. Mesin pencari yang dioptimalkan sesuai gaya hidup Islami dan modern. Salam Web merupakan browser yang dikembangkan oleh Salam Web Technologies, startup asal Malaysia. Saat ini Salam Web mungkin belum terkenal seperti Google, mesin pencari terbesar yang banyak digunakan di seluruh dunia.

Google memang menjadi salah satu bagian dari gaya hidup di era digital saat ini yang harus ada di kalangan pengguna digital. Walaupun Kemenkominfo sudah melakukan pemblokiran terhadap situs-situs negatif yang ada di Google, masih ada saja beberapa yang belum diblokir.

SalamWeb yang menyebut fiturnya sendiri sebagai penjelajah web halal dan berbasis syariah untuk kaum Muslim. Penjelajah web tersebut meliputi penyaring-penyaring untuk situs-situs web yang menampilkan alkohol, daging babi, pornografi atau judi, pengingat salat dan kompas yang akan menunjukkan arah Makkah.

Sebagai pusat informasi yang melimpah, internet menjadi wadah dari berbagai bentuk informasi. Namun, terkadang penyajian informasi tersebut bercampur dengan hal-hal yang dilarang dalam agama Islam. Mulai dari iklan berbau pornografi, judi, alkohol, penipuan, dan berbagai hal yang sepatutnya dihindari oleh seorang muslim.

Menawarkan solusi atas permasalahan itu, startup asal Malaysia membuat sebuah browser Syariah yang dinamai SalamWeb. Fitur utama yang dimiliki oleh SalamWeb adalah menghindarkan para penggunanya dari berbagai hal-hal yang berbau haram di dunia maya.

“Kami ingin menjadikan internet tempat yang lebih baik,” kata Managing Director SalamWeb Technologies Hasni Zarina Mohamed Khan, seperti dikutip dari Bloomberg.

“Kami paham internet memiliki kebaikan dan keburukan, jadi SalamWeb menawarkan kalian tool untuk membuat jendela yang memungkinkan kalian untuk melihat kebaikan di internet,” tuturnya.

SalamWeb tersedia dalam versi mobile dan desktop. Tak semata browser, aplikasi ini juga memiliki fitur messaging dan tampilan news feed.

Ada pula fitur yang lebih spesifik dan Islami seperti memperlihatkan waktu salat dan arah kiblat. Saat ini, pengguna SalamWeb di banyak berasal dari Malaysia dan Indonesia.

Khan berharap SalamWeb kelak bisa menjaring pengguna sebanyak 10% dari total populasi Muslim dunia. Ia juga menegaskan perusahaannya memegang nilai universal sehingga siapa pun bisa menggunakan browser itu walaupun secara khusus menargetkan Muslim.

Sebagai browser syariah, SalamWeb juga memiliki filter untuk menandai situs sebagai “pantas”, “netral”, atau “tidak pantas”. Browser ini juga akan memberikan peringatan jika pengguna mendekati situs judi online atau pornografi.

Browser ini telah mengantongi sertifikasi syariah dari Amanie Shariah Supervisory Board. SalamWeb sendiri dibangun menggunakan software open-source Chromium yang juga merupakan basis dari Google Chrome.

“Internet bisa menjadi tempat yang berbahaya. Terlihat jelas bahwa kita membutuhkan alternatif,” pungkas Khan.

 

Sumber :